PERSEPSI GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP MATA PELAJARAN IPAS PADA KURIKULUM MERDEKA DI SD IT KHOIRUL ILMI
DOI:
https://doi.org/10.67379/jiip.v3i1.205Abstract
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui persepsi guru sekolah dasar terhadap pelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka kelas IV dan kelas V SD. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk mengembangkan konsep sensivitas pada masalah yang dihadapi, menjelaskan realitas yang berkaitan dengan penelusuran teori dan mengembangkan pemahaman akan satu ataunlebih fenomena yang dihadapi. Pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian pembelajaran IPAS terbagi menjadi tiga yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi (penilaian). Perencanaan pembelajaran dengan mengembangkan capaian pembelajaran yang kemudian dikembangkan untuk menjadi modul ajar untuk dipakai sebagai acuan pelaksanaan pembelajaran. Untuk pelaksanaan pembelajaran berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik, peserta didik terlihat aktif serta mengikuti pembelajaran dengan tertib. Evaluasi pembelajaran sudah berjalan dengan baik, guru melakukan penilaian dari dua bentuk asesmen, yang pertama dari asesmen formatif yang sudah dilaksanakan, kedua dari asesmen sumatif yang diadakan setiap akhir semester dan digunakan sebagai nilai akhir.
References
Achmad, G. H., Ratnasari, D., Amin, A., Yuliani, E., & Liandara, N. (2022). Penilaian autentik pada kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran pendidikan agama islam di Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5685-5699.
Affiati, A., Haifaturrahmah, H., Mariyati, Y., & Saddam, S. (2021). Tingkat Keaktifan Dan Kemampuan Kognitif Siswa Melalui Penggunaan Video Pembelajaran. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 4(1), 27-31. Ahmad, (2022). “Evaluasi Kebijakan Kurikulum Merdeka Pada Satuan Pendidikan Formal,” Jurnal Ilmu Pendidikan Formal, Vol.8 No.2, hlm.32.
Anggraini, Y. (2021). Analisis persiapan guru dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Jurnal basicedu, 5(4), 2415-2422.
Anwar, R. N. (2022). Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Guru di Lembaga Paud Se-Kecamatan Madiun. Communautaire: Journal of Community Service, 1(1), 21-29.
Chaplin, J.P. 2018. Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Rajawali Grafindo Persada.
Daniyati, A., Saputri, I. B., Wijaya, R., Septiyani, S. A., & Setiawan, U. (2023). Konsep dasar media pembelajaran. Journal of Student Research, 1(1), 282 294. Djamarah. 2015. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif: Suatu Pendekatan Teoritis Psikologis. Jakarta: Rineka Cipta.
Hikmasari, P., Kartono, K., & Mariani, S. (2018, February). Analisis Hasil Asesmen Diagnostik dan Pengajaran Remedial pada Pencapaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika melalui Model Problem Based Learning. In PRISMA, Matematika (Vol. 1, pp. 400-408). Prosiding Seminar Nasional Indarta, Y., et.al. (2022). Relevansi Kurikulum Merdeka Belajar dengan Model Pembelajaran Abad 21 dalam Perkembangan Era Society 5.0. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 3011-3024.
Purnawanto, A. T. (2022). Perencanakan Pembelajaran Bermakna Dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jurnal Pedagogy, 15(1), 75-94.
Purnawanto, A. T. (2022). Perencanakan Pembelajaran Bermakna Dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jurnal Pedagogy, 15(1), 75-94.
Qomariyah, N., & Maghfiroh, M. (2022). Transisi Kurikulum 2013 menjadi Kurikulum Merdeka: Peran dan Tantangan dalam Lembaga Pendidikan. In Gunung Djati Conference Series (Vol. 10, pp. 105-115).
Rahayu, G. D. S., & Firmansyah, D. (2018). Pengembangan pembelajaran inovatif berbasis pendampingan bagi guru sekolah dasar. Abdimas Siliwangi, 1(1), 17-25.
Ritonga, R., et al. (2022). Pelatihan Metode Refleksi Bagi Guru Sekolah Penggerak Dalam Proses Pembelajaran. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(2), 995-1002.
Sahnan, M. (2017). Manajemen Sistem Pengembangan Pendidikan Menengah Universal Menuju Wajib Belajar 12 Tahun Di Kabupaten Pesisir Selatan. Pelita Bangsa Pelestari Pancasila, 12(1), 90-101.
Sanjani, M. A. (2020). Tugas dan peranan guru dalam proses peningkatan belajar mengajar. Serunai: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(1), 35-42.





