PENGARUH GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP MINAT DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN 104212 PATUMBAK
Abstract
Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih menggunakan metode konvensional sehingga minat dan kemampuan siswa belum optimal. Minat sangat penting bagi siswa untuk menumbuhkan semangat dan kemauan untuk belajar, begitu juga dengan kemampuan siswa dalam matematika, salah satunya yaitu kemampuan pemecahan masalah matematika. Metode Guided Discovery Learning dapat dijadikan sebagai salah satu metode pembelajaran alternatif untuk mengoptimalkan minat dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan metode Guided Discovery Learning dan mengetahui ada tidaknya perbedaan minat dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi bilangan pecahan, antara pembelajaran yang menggunakan metode Guided Discovery Learning, dan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain quasi experimental design berbentuk nonequivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di kelas IV SDN 104212 Patumbak. Populasi yang digunakan sebanyak 72 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh, sehingga semua populasi dilibatkan untuk dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat analisis, meliputi uji normalitas dan homogenitas data, selanjutnya analisis akhir menggunakan uji t
References
Abimanyu, Soli., dkk. 2007. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Nasional.
Akanmu, M. Alex and Fajemidagba, M. Olubusuyi. 2013. Guided discovery Learning Strategy and Senior School Students Performance in Mathematics in Ejigbo, Nigeria. Journal of Education and Practice 4(12): 82-90.
Arikunto, S. 2013. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: RinekaCipta.
. 2015. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Aisyah, Nyimas., dkk. 2007. Pengembangan Pembelajaran Matematika SD. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Nasional.
Arifin, Zainal. 2012. Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Budhayanti, C.I.S. 2008. Pemecahan Masalah Matematika. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Nasional.
Daryanto. 2010. Belajar dan Mengajar. Bandung: CV. Yarama Widya.
Dwiguna, Hayati. 2013. Perbandingan Penggunaan Model Guided Inquiry (Inquiri Terbimbing) dan Model Guided Discovery Learning untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Fisika. Skripsi. Universitas Pendidikan Indonesia. Tidak Diterbitkan.
Ferdinand, Augusty. 2006. Metode Penelitian Manajemen. Semarang: UniversitasDiponegoro
Hamalik, Oemar. 2015. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara
Haris, Fuad. 2015. Pengaruh Model Guided Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA Negeri Karangpandan Tahun Pelajaran 2013/ 2014. Skripsi. Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta. Tidak Diterbitkan.
Hudojo, H. 2005. Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika. Malang: IKIP MALANG
Istiqomah, Fatih. 2014. Penerapanan Model Guided Discovery Learning untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa. Skripsi. Universitas Lampung. Tidak Diterbitkan.
Jacobsen, David A, dkk, 2009. Method for Teaching, Yogyakarta: Pustaka
Pelajar.
Jannah, Raodatul. 2011. Membuat Anak Cinta Matematika dan Eksak lainnya. Jogjakarta: Diva Press.
Karso. dkk. 2009. Pendidikan Matematika 1. Jakarta: Pusat Penerbitan UniversitasTerbuka.
Kurnia, Ingridwati., dkk. 2008. Perkembangan Belajar Peserta Didik. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Nasional.
Lapono, Nabisi., dkk. 2008. Belajar dan Pembelajarn di SD. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Nasional.
Lavine, Robert. A. 2012. Guided Discovery Learning. Washington DC: The GeorgeWashington University School of Medicine and Health Sciences
Limin, C., W.V. Dooren, dan L. Verschaffel. 2013. The Relationship between Student’s Problem Posing andProblem Solving Abilities and Beliefs: A Small-Scale Study with Chinese Elementary School Children. Frontiers of Education in China Higher Education Press, 8/1: 147 – 61. Available at http://journal.hep.com.cn/fed/EN/10.%203868/110-002-013-0010-5 (diakses21/11/2015)
Mayer, Richard E, 2004, Should There Be a Three-Strikes Rule Against Pure Discovery Learning, American Psychologist Vol. 59., No.1, 14-19
Mikarsa, H. L., dkk. 2007. Pendidikan Anak di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Muhsetyo, Gatot, dkk. 2011. Pembelajaran Matematika SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Musfiqon. 2012. Panduan Lengkap Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Mustaqim, Burhan dan Ary Astuty. 2008. Ayo Belajar Matematika untuk SD dan MI kelas IV. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Standar Nasional Pendidikan.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isiuntuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Priyatno, Duwi. 2010. Paham Analisa Statistik Data dengan SPSS: Plus! Tata Caradan Tips Menyusun Skripsi dalam Waktu Singkat!. Yogyakarta: Penerbit Media Kom.
Purwanto. 2014. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Qorri’ah. 2011. Penggunaan Metode Guided Discovery Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Lengkung. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Tidak Diterbitkan.
Redi, Fransiskus. 2012. Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing (Guided Discovery) terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Matematika Kelas III SDN Tlogo Kecamatan Tuntang KabupatenSemarang Semester II Tahun Ajaran 2011/2012. Universitas Kristen Satya Wacana. Tidak Diterbitkan.
Riduwan. 2013. Belajar Mudah Penelitian untuk Guru – Karyawan dan PenelitiPemula. Bandung: Alfabeta.
Rifa’i dan Anni, Achmad dan Catharina Tri Anni. 2012. Psikologi Pendidikan Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Setijowati, Umi. 2013. Perencanaan Pembelajaran Berbasis Kurikulum 2013. Yogyakarta: CV. Budi Utama.
Siregar, Eveline dan Hartini Nara. 2011. Teori Belajar dan Pembelajaran.
Jakarta:Ghalia Indonesia.
Slameto. 2013. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: RinekaCipta.
Sudaryono, dkk. 2013. Pengembangan Instrumen Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sudjana, Nana. 2011. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan kuantitatif, kualitatidfdan R&D). Bandung: Alfabeta.
Suhana, Cucu. 2014. Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: PT Refika Aditama.
Sulistiyaningsih, Eko Nur. 2013. Penerapan Model Guided Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Jaring- Jaring Bangun Ruang Pada Siswa Kelas V SDN 7 Klumpit Tahun Pelajaran 2012/2013. Universitas Muria Kudus. Tidak Diterbitkan.
Sumanirti, dkk. 2014. Pengaruh Model Guided Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V Di SD Gugus VII Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2013/2014. Jurnal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan PGSD. (2): 1.





