ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATERI CUACA PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS III SDN 101900 LUBUK PAKAM TA.2023/2024
Abstract
Masalah dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas dasar III SDN 101900 Lubuk Pakam mengalami kesulitan dalam materi cuaca. Rumusan masalah adalah apakah penyebab kesulitan belajar materi cuaca pada peserta didik kelas III di SDN 101900 Lubuk Pakam. Bagaimanakah upaya dalam mengatasi kesulitan belajar materi cuaca terhadap peserta didik kelas III di SDN 101900 Lubuk Pakam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab kesulitan belajar materi cuaca pada peserta didik kelas III di SDN 101900 Lubuk Pakam. Untuk mengetahui bagaimana upaya dalam mengatasi kesulitan belajar materi cuaca terhadap peserta didik kelas III di SDN 101900 Lubuk Pakam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subyek penelitian adalah 1 orang peserta didik kelas III di SDN 101900 Lubuk Pakam. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab kesulitan belajar materi cuaca pada peserta didik pada faktor internal adalah minat belajar materi cuaca subyek kurang, subyek memiliki kebiasaan belajar materi cuaca yang kurang, dan subyek memiliki motivasi belajar materi cuaca kurang sedangkan pada faktor eksternal pada lingkungan keluarga ialah kurangnya perhatian orang tua akibat dari kesibukan kerja, serta kurangnya fasilitas belajar yang dimiliki subyek di rumah seperti alat belajar atau media belajar materi cuaca. Sedangkan pada lingkungan sekolah ialah keadaan lingkungan sekolah seperti kurangnya ketersediaan alat peraga, serta faktor kekurangan guru dan kurangnya ruang kelas akan berdampak pada kurang maksimalnya proses pembelajaran yang sedang berlangsung khususnya pada pembelajaran materi cuaca dan berdampak pada hasil belajar atau prestasi belajar peserta didik. Upaya yang dilakukan oleh pihak keluarga dalam mengatasi penyebab kesulitan belajar materi cuaca adalah dengan memberikan subyek reward. Sedangkan pada pihak guru usaha yang dilakukan adalah dengan memberikan program remedial, mengupayakan agar pada proses pembelajaran materi cuaca peserta didik dapat menggunakan alat bantu (alat peraga), guru memberikan motivasi kepada peserta didik dan memberikan arahan kepada orang tua agar dapat memberikan pembelajaran dirumah.
References
Anas Sudijono. 2015. Statistic Pendidikan, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Amin Elfachmi Kuneifi. 2016.Starategi Pendidikan, Jakarta : Rineka
Arikunto Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta
Asep Jihad dan Abdul Haris. 2017. Evaluasi Pembelajaran. Jakarta.Multi Presindo.
Azhar Arsyad.2017. Media Pembelajaran.Jakarta: PT Rajagrafindon Persada
Azhar.Arsyad.2017.Media Pembelajaran.jakarta: Rajawali Pers
Htarsja W. Bachtiar.2017.Media pendidikan.Raja Grafindo Persada
Hamid Damadi. 2015. Kemampuan Dasar Mengajar. Yogyakarta: Alfebeta.
Majid Abdul. 2013. Strategi Pembelajaran .Bandung. PT Remaja Rosdakarya
Moh Suardi Syofrianisda 2018. Belajar Dan Pembelajaran. Yogyakarta: Dua Satria Offset
Mulyono Abdurahan. 2012.Pendidikan Bagi Anak Kesulitan Belajar. Jakarta.Rineka Cipta
Ngalimun.2017. Strategi Dan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pressindo
Slameto.2017. Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta
Sugiyono.2016.Metode Penelitian (Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung : Alfa Beta.
Sugiyono.2016.Statistik Untuk Penelitian. Bandung: Alfa Beta.
Sudjana.2016.Metode Statistik. Jakarta :Alfa Beta
Sudjana Nana. 2016.Penilaian Hasil Belajar Mengajar. Bandung :Rosdikarya
Sugiyono.2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R dan D .Bandung: Alfabeta.CV.
Susanto Ahmad.2012. Pendidikan Bagi Anak Kesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta
Susanto Ahmad. 2016. Teori Belajar Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada.
Susanto Ahmat. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran Disekolah. Jakarta: Kencana Perdana Media Gruop
Suyono. 2016. Belajar Dan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offse





