KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH BERBASIS INTEGRITY, QUALITY, RESPONSIBILITY, DAN ACCOUNTABILITY (IQRA)
Abstract
Kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan lembaga pendidikan. Artikel ini membahas pendekatan kepemimpinan berbasis Integrity, Quality, Responsibility, dan Accountability (IQRA) sebagai kerangka kerja yang mengintegrasikan nilai-nilai moral, profesionalitas, tanggung jawab, dan akuntabilitas dalam kepemimpinan kepala sekolah. Nilai-nilai IQRA mendukung terciptanya budaya sekolah yang berintegritas, berorientasi pada kualitas, serta bertanggung jawab dan transparan dalam pengelolaan sumber daya. Implementasi model IQRA mencakup pembangunan budaya organisasi berbasis nilai, pengelolaan sumber daya yang efektif, dan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung akuntabilitas. Artikel ini juga mengidentifikasi tantangan dalam penerapan IQRA, seperti resistensi terhadap perubahan dan keterbatasan sumber daya, serta menawarkan solusi berupa pelatihan, kolaborasi, dan komunikasi efektif. Kepemimpinan berbasis IQRA diyakini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten sekaligus bermoral.
References
Anco, A. (2019). Berbagai Aspek Kepemimpinan Kepala Sekolah. Shautut Tarbiyah, 25(1), 1-18.
Aspar, M. S., Nasir, N., & Erniwati, E. (2024). Model Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Peningkatan Kualitas Kinerja Guru (Studi Kasus Sekolah UPT SD Negeri 107 Rompu, Kec. Masamba, Kab. Luwu Utara).
Bass, B. M., & Riggio, R. E. (2006). Transformational Leadership. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.
Bawor, E., Muthmainnah, V. N. F., Wardani, N. K., Trianung, T., & Supadi, S. (2023). Literatur Review: Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan Kepala Sekolah Melalui Pengambilan Keputusan Yang Tepat. Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 9(1), 135-146.
Day, C., & Sammons, P. (2013). Successful School Leadership. Maidenhead: Open University Press.
Deming, W. E. (1986). Out of the Crisis. Cambridge: MIT Press.
Fattah, Nanang. (2006). Analisis Kebijakan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Fullan, M. (2001). Leading in a Culture of Change. San Francisco: Jossey-Bass.
Gitosudarmo, Indriyo, & Sudita, I. Nyoman. (1997). Perilaku Keorganisasian. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta
Goleman, D., Boyatzis, R., & McKee, A. (2013). Primal Leadership: Unleashing the Power of Emotional Intelligence. Harvard Business Review Press.
Hallinger, P., & Heck, R. H. (2010). Leadership for Learning: Does Collaborative Leadership Make a Difference in School Improvement? Educational Management Administration & Leadership, 38(6), 654–678.
Hasannah, A. W., & Rudiyanto, R. (2024). Integritas Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru PAI. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 10(1), 173-182.
Hoy, W. K., & Miskel, C. G. (2013). Educational Administration: Theory, Research, and Practice. McGraw-Hill.
Leithwood, K., & Riehl, C. (2003). What We Know About Successful School Leadership. Philadelphia: Laboratory for Student Success, Temple University.
Menteri Pendidikan, K. R. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2022 Tentang Standar Penilaian Pendidikan pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menegah. Indonesia.
Mukhneri. (2004). Manajemen Kepemimpinan. Jakarta: Penerbit Referensi (estimasi berdasarkan topik yang relevan, referensi lengkap tidak ditemukan).
Mulyasa, 2013, Pengembangan dan implentasi pemikiran kurikulum. Rosdakarya bandung
Northouse, P. G. (2019). Leadership: Theory and Practice (8th ed.). Sage Publications.
Northouse, P. G. (2021). Leadership: Theory and Practice. Sage Publications.
Owens, R. G. (2015). Organizational Behavior in Education: Leadership and School Reform. Pearson.
Owens, R. G. (2015). Organizational Behavior in Education: Leadership and School Reform. Pearson.
Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021. (2021). Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah Jakarta: Kemdikbudristek
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2013). Organizational Behavior. Boston: Pearson.
Sallis, E. (2002). Total Quality Management in Education. Kogan Page.
Sergiovanni, T. J. (1995). The Principalship: A Reflective Practice Perspective. Boston: Allyn and Bacon.
Sergiovanni, T. J. (2007). The Principalship: A Reflective Practice Perspective. Allyn & Bacon.
Sergiovanni, T. J. (2007). The Principalship: A Reflective Practice Perspective. Allyn & Bacon.
Stoner, J. A. F., & Freeman, R. E. (1992). Management. Prentice Hall.
Wahjosumidjo, 2005, Kepemimpinan dan Motivasi, Ghalia Indonesia, Jakarta
Yukl, G. (2010). Leadership in Organizations. Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.
Yukl, G. (2013). Leadership in Organizations (8th ed.). Pearson.
Yukl, G. (2013). Leadership in Organizations (8th ed.). Pearson.
Yusof, M. Z., Rahman, F., & Hashim, N. A. (2023). Education 4.0: Adapting to Future Challenges in Higher Learning Institutions. Singapore: Springer





